SLF atau PBG dulu?

JASA KONSULTAN SLF PENGKAJI TEKNIS – KONSULTAN PERENCANA – KONSULTAN PBG – PERIJINAN – PENGUKURAN – PEMETAAN – GIS

PBG harus dibuat terlebih dahulu

Pada dasarnya, memulai proses pembuatan PBG lebih dahulu sangat disarankan. PBG merupakan dokumen persetujuan untuk membangun gedung, yang menjadi dasar legalitas konstruksi suatu bangunan. Dengan memiliki PBG, Anda memiliki dasar hukum yang kuat untuk memulai pembangunan. Setelah selesai dengan PBG, langkah berikutnya adalah mendapatkan SLF sebagai bukti bahwa bangunan tersebut memenuhi persyaratan fungsi dan aman untuk digunakan.

Berikut langkah-langkah untuk membuat PBG:

  1. Membuat Akun SIMBG
    • Pendaftaran sebagai Pemohon
      Sebagai langkah awal, kunjungi website SIMBG dan pilih opsi “Daftar” pada menu di bagian atas halaman. Isi formulir pendaftaran dengan alamat email, kata sandi, dan kode keamanan. Setelah mengirimkan formulir, verifikasi pendaftaran melalui email yang Anda terima.
    • Melengkapi Data Diri
      Setelah verifikasi, klik tautan “verifikasi” dalam email. Selanjutnya, lengkapi data diri Anda di halaman SIMBG, termasuk Nama Lengkap, NIK, Alamat, Nomor HP, dan Email. Setelah melengkapi, klik “Simpan” untuk menyelesaikan proses pendaftaran.
  2. Mengakses Akun Pemohon
    Login sebagai Pemohon,  Setelah berhasil mendaftar, kembali ke website SIMBG dan klik opsi “Masuk”. Gunakan email dan kata sandi yang sudah terverifikasi untuk login. Jangan lupa memasukkan kode keamanan. Jika lupa kata sandi, klik “Lupa Kata Sandi” untuk mengubahnya.

Dari sini, Anda siap untuk menuju ke langkah selanjutnya yaitu mengurus PBG. Alurnya cukup panjang, sehingga banyak orang yang menggunakan jasa konsultan PBG untuk membantunya dalam pemrosesan dokumen ini.

Mengurus Persetujuan Bangunan Gedung (PBG)

  1. Pendaftaran PBG
    Pada halaman awal, klik “Tambah” untuk mendaftarkan Permohonan PBG. Pilih “Persetujuan Bangunan Gedung” dan tentukan jenis bangunan yang sesuai. Lengkapi data bangunan, seperti luas, nama, jumlah, tinggi, dan jumlah lantai. Klik “Simpan” setelah data terisi dengan benar.
  2. Mengisi Data Pemilik
    Setelah data teknis, isi informasi pemilik dan alamat bangunan gedung. Pastikan data seperti Nama, Nomor Identitas, Alamat, dan Kontak terisi dengan benar. Klik “Simpan” setelah melengkapi. Periksa kembali kebenaran data sebelum melanjutkan.
  3. Memasukkan Informasi Data Tanah
    Klik “Tambah Data” pada halaman data tanah. Isi informasi kepemilikan tanah, termasuk jenis dokumen, hak kepemilikan, tanggal terbit, alamat lokasi, dan unggah file data tanah. Setelah selesai, klik “Simpan” untuk melanjutkan.
  4. Melengkapi Data Teknis Bangunan
    Selesaikan Form Data Umum, Data Teknis Arsitektur, dan Struktur. Lampirkan dokumen seperti gambar batas tanah, informasi survei tanah, KTP/KITAS, KRK, surat perjanjian pemanfaatan tanah, dan data teknis lainnya. Pastikan semua dokumen lengkap sebelum melanjutkan.
  5. Verifikasi dan Penyelesaian
    Setelah melampirkan semua dokumen, periksa kembali kebenaran data. Pastikan telah membaca dan menyetujui ketentuan yang ada. Terakhir, tunggu petugas menghubungi Anda untuk proses verifikasi selanjutnya.

Dengan demikian, Anda dapat memastikan bahwa pembangunan berjalan sesuai dengan peraturan dan norma yang berlaku, menjadikan investasi properti Anda memiliki dasar hukum yang kokoh dan terpercaya. Percayakan pengurusan SLF dan PBG pada PT Gama Indo Mahardika yang berpengalaman, profesional, dan handal melayani klien dari seluruh Indonesia.